28 Agustus 2008

Bazaar.....

Garasi Baca in action....... (bazaar JBE 24/08/08)
















produk daur ulang terbaru yang dijual di bazaar

KURSUS MERAJUT, SULAM PITA DAN DAUR ULANG

Akhirnya, dalam keikutsertaan Garasi Baca d'books di bazaar yang diadakan tanggal 24 Agustus 2008 kemarin di komplek JBE, mulailah disebar brosur kursus-kursus bagi pemula yang akan rutin dilaksanakan di Garasi Baca yaitu kursus merajut, sulam pita dan pelatihan daur ulang yang akan dilakukan secara rutin sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

  • Kursus Merajut, dilaksanakan setiap hari Senin sore jam 15.00 sampai dengan selesai.

  • Kursus Sulam Pita, dilaksanakan setiap hari Kamis jam 15.00 sampai dengan selesai.

  • Pelatihan Daur Ulang, dilaksanakan Sabtu/Minggu jam 15.00 sampai dengan selesai.

Tentu saja, jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan kesiapan guru, dan keinginan peserta kursus. Apabila ada yang berminat untuk ikut belajar, silahkan menghubungi Yanti di 08170776543 atau telp rumah 0218477463 atau email teteh.yanti@yahoo.com. Oh ya... lokasi Garasi Baca d'books ada di Jatibening Estate Blok G8 no 17, Bekasi.

18 Agustus 2008

17-an dan kegiatan di Garasi Baca

17-an dah lewat.…. Tapi semangat posting tidak se semangat kegiatan menyambut hari kemerdekaan …. Maklum banyak kegiatan…mulai dari mengurus program bulan vit a di posyandu yang alhamdulillah dah selesai tanggal 13 Agustus lalu, persiapan lomba 17-an tingkat RT yang juga sudah terlaksana dengan meriah. … dan juga kegiatan Iqro yang sudah dimulai…dengan banyaknya kegiatan itu jadwal pelatihan resmi untuk sulam pita di Garasi baca jadi tertunda… tapi jadwal pelatihan tidak resmi tetap berjalan .
Tanggal 8 yg lalu ibu Aloha datang dari Bandung memberikan pelatihan sulam pita… keesokan harinya, sambil kembali mengulang pelajaran datanglah teman pengajian, Ibu Asih yang ingin belajar sulam pita juga. Sesuai dengan tema bulan Agustus yaitu maju terus pantang mundur, walaupun baru belajar, saya pantang mundur untuk berbagi kembali ilmu yang baru saya pelajari.
Kedepan mudah-mudahan saya bisa lebih percaya diri untuk mengajarkan kembali ilmu yang saya punya, sehingga jadwal pelatihan tidak harus menunggu datangnya guru import….. he he

Berikut jadwal kegiatan rutin yang sudah dan akan berjalan di Garasi baca mulai bulan Agustus 2008.

Selasa, Rabu dan Jum’at
Jam 16.00 kegiatan untuk Iqro
Jam 16.45 mengaji untuk yang sudah bisa baca Al-Qur’an

Guru bernama Ibu Arum, berpengalaman mengajar Iqro sejak lama di Bandung. Bagi yang berminat bisa mendaftarkan diri. Biaya per anak Rp 25.000,- perbulan

Senin, Rabu, Jum’at jam 08.00-10.00 kegiatan penitipan anak
Ditujukan untuk anak2 dibawah umur 3 tahun agar kegiatan bemain lebih terarah. Dan yang terpenting anak bisa bersosialisasi dengan teman sebaya. Rencana kegiatan ini akan diasuh oleh ibu Ifa juga ibu Arum. Untuk kegiatan ini setiap anak dikenakan biaya Rp 50.000,- perbulan.

Untuk 2 kegiatan diatas Garasi baca hanya berperan sebagai tuan rumah saja, bukan empunya program. Tapi mengingat tujuan kegiatan-kegiatan tersebut satu haluan dengan tujuan Garasi baca, maka saya dengan senang hati berbagi tempat terhadap kegiatan tersebut.

31 Juli 2008

LIBURAN, Cerita dibuang sayang

Di sela sela kehebohan pendaftaran si sulung ke sma dan trial si kecil ke play group, saya tetap berusaha untuk tetap menghidupkan aktifitas Garasi Baca dalam mengisi liburan. Apalagi anak2 sama sekali tidak ada acara liburan kemanapun bahkan karena ortu nya sibuk, untuk pergi ke rumah neneknya di bandung jadi nggak sempet.

Liburan yang mungkin paling mereka nikmati adalah pergi ke pameran buku di Istora Senayan.. sangat menyenangkan karena mereka boleh memilih buku apapun yang mereka suka… dan akhirnya waktu itu itu kita pulang memborong sekitar 25 judul buku baru..

Selain kegiatan membaca, saya juga berusaha untuk mengisi waktu dengan berbagai kegiatan yang bisa membuat anak-anak dan pengunjung cilik Garasi Baca agar hepi dirumah….

1. Membuat dan menghias kue kering…


Anak-anak bebas menggambar di atas kue dengan gula-gula berwarna warni. Ada bentuk ikan, bunga, hati, wajah beruang dan masih banyak lagi…
Hasil kreasi langsung dinikmati atau dibawa pulang.

2. Menghias donat..
Maklum banyak bocah… libur mengharuskan dapur tetap ngebul… dalam artian, ransum harus jalan terus… akhirnya entah berapa kali sudah kita membuat donat kentang.
Ha..ha.. dasar anak-anak, ternyata adonan tidak dibikin sesuai pakem, mereka ternyata bebas berkreasi mencetak adonan donat menjadi bentuk yang mereka mau. Ada yang membuat bintang, sarang burung bahkan cacing… biarlah yang penting anak tetap asyik dengan donatnya apapun hasilnya….

3. Membuat aneka bentuk dari bubur kertas
Yang ini memang sedikit sulit, persiapan juga butuh waktu yang agak panjang. Kertas-kertas bekas dipotong kecil-kecil lalu di rendam selama 2-3 hari, setelah itu kertas diblender sampai menjadi bubur. Diperas baru dicampur lem kayu… setelah itu barulah anak2 berkreasi menjadikan adonan bubur kertas berbagai macam bentuk yang mereka inginkan dengan menggunakan cetakan2 kue atau berkreasi sendiri.

Setelah cetakan kering, 2 hari kemudian barulah di cat dengan cat minyak atau cat poster dan dijemur kembali sampai cat benar2 kering.





Pada kesempatan berikut kami mencoba adonan dari serbuk gergaji kayu yang dicampur lem, proses memang lebih mudah, tapi lebih sulit dalam pewarnaan, karena hanya bisa di cat dengan cat minyak jadi agak sulit untuk anak-anak.





Selain kegiatan-kegiatan di atas, Garasi Baca tetap meluangkan waktu kepada pengunjung yang datang untuk belajar merajut dan belajar daur ulang sampah.

Liburan telah berlalu dan anak-anak sudah kembali ke sekolah. Mudah-mudahan dengan sudah beresnya berbagai macam urusan yang bikin heboh, kami bisa meluangkan waktu kembali untuk memulai kegiatan-kegiatan lain di Garasi Baca yang tertunda.
Beberapa rencana yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah pelatihan Iqro untuk anak-anak di sekitar rumah dengan jadwal tetap seminggu 2 kali serta menjadwal ulang pelatihan-pelatihan yang tertunda

14 Juli 2008

Alhamdulillah, bisa diterima di SMA 8 Jakarta

AlhamdulilLahiRobbilalamin, penantian was-was mengurus sekolah SMA ke DKI akhirnya selesai dengan sukses. Dengan adanya kuota 5 % untuk pendaftar dari luar DKI, memang memerlukan trik-trik khusus agar siswa bisa sukses diterima di sekolah yang dicita-citakan.

Tentu saja hasil UAN pun harus sangat memuaskan, agar rentang pilihan SMA yang akan dipilih bisa lebih banyak.

Data tahun kemarin, meskipun kadang tidak pas, bisa menjadi acuan untuk memperkirakan apakah siswa bisa diterima disekolah yang dituju, atau tidak. Persaingan yang sebenarnya adalah mutlak dengan temen-temen seangkatannya.

Peluang pendaftaran, bisa dilakukan di Tahap 1 atau pun di tahap 2, kalau memang ada bangku kosong di tahap 1. Bahkan bila di tahap 1 pun tidak diterima di 5 sekolah pilihan, selama pendaftaran tahap 1 belum ditutup, siswa bisa mendaftar lagi dengan 5 sekolah yang berbeda.

Beberapa siswa, malah tidak melakukan pendaftaran di tahap 1. Dengan harapan adanya bangku kosong di tap 2, barulah siswa-siswa tsb melakukan pendaftaran, dengan harapan siswa-siswa yang sekarang mendaftar di tahap 2, nilai UAN nya tidak sebesar di tahap 1.

Dengan nilai rata-rata UAN 9,4 sebenarnya saya sudah sangat puas atas hasil yang telah dicapai si sulung, mengingat UAN SMP tahun ini ada 4 mata pelajaran, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. Namun berdasarkan data statistik tahun lalu, nilai rata-rata segitu belum bisa diterima di SMA-SMA unggulan seperti SMA 81 Jakarta (di KODAM, Jatiwaringin) apalagi di SMA 8 jakarta, mengingat adanya batasan kuota 5% dari luar wilayah DKI. Data tahun lalu nilai rata-rata minimal dari luar kota DKI, adalah 9,64. Untuk bisa diterima di SMA 81 dengan jumlah yang diterima 12 orang terbaik yang mendaftar. Sementara di SMA 8 Jakarta minimal rata-rata 9,66 untuk 19 peserta.

Sekali lagi Alhamdulillah, dengan nilai rata-rata 9,4, atas perkenan ALLAH SWT, si sulung bisa diterima di SMA 8 Jakarta.