24 Maret 2010

Outing Class SD Al Hanif Bekasi

Bulan lalu, Garasi Baca mendapat email, dari ibu guru SD Al Hanif Bekasi, menanyakan kesediaan Garasi Baca untuk dijadikan tempat kegiatan Outing Class untuk 68 anak. Sebetulnya Garasi Baca sama sekali tidak keberatan, cuma dikarenakan keterbatasan tempat Garasi Baca mengusulkan agar outing dilakukan secara berkelompok, disesuaikan dengan kapasitas Garasi Baca.

Akhirnya di sepakati bahwa yang akan melakukan Outing Class adalah anak-anak kelas 5 SD yg berjumlah 14 orang. Di sepakati waktu untuk kegiatan itu adalah tanggal 24 Maret 2010. Sehari sebelum acara ibu Guru datang terlebih dahulu ke Garasi Baca untuk survey tempat dan membicarakan materi yang akan di berikan kepada anak.

Pada waktu yang sudah di tentukan... kegiatan dimulai jam 09.00- 11.00 alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Anak-anak dibagi menjadi 4 kelompok. masing-masing kelompok membuat hasil karya kertas koran gulung yang berbeda. Ada yang membuat gerobak sederhana, tempat pinsil meja berbentuk kotak atau bulat dan ada yang membuat celengan. Anak-anak sangat antusias dalam membuat kerajinan dari kertas koran ini. Mereka di ajarkan lebih dahulu bagaimana cara menggulung kertas koran yang benar. Setelah mahir barulah mereka membuat kerajinan yang sesungguhnya dengan bahan-bahan yang sudah di sediakan. Sambil menunggu hasil karya mereka kering dan mendapat sentuhan akhir dari tim Garasi Baca, anak-anak membaca buku-buku koleksi Garasi Baca.




Tepat jam 11.00 selesai sudah kegiatan Outing Class ini. Kerajinan anak-anak sudah siap dibawa pulang. Setelah ditutup oleh bu Mulat dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan berupa hiasan dinding dari tutup botol bekas. Mudah2an sharing ilmu untuk anak-anak SD Al Hanif Bekasi oleh tim Garasi Baca bisa bermanfaat . Amiin.....

11 Maret 2010

SHARING PENGETAHUAN DI PERUMAHAN DUTA HARAPAN BEKASI


Alhamdulillah... akhirnya terlaksana juga pelatihannya... Di awali dengan obrolan lewat tilp yang dilakukan perwakilan PKK RT perumahan Duta Harapan Bekasi yaitu ibu Titi. Awalnya bu Titi menginginkan pelatihan daur ulang berupa penjelasan mengenai global warming dan di lanjutkan dengan pemberian pelatihan meronce. Jadwal awal yg di rencanakan adalah tanggal 21 Februari. Setelah pembicaraan lebih detail dan melihat target pencapaian kedepan, dalam pembicaraan berikutnya kami ( bu Titi dan tim Garasi Baca) sepakat untuk membuat acara pelatihan menjadi semacam saresehan tentang penanganan lingkungan perumahan Duta Harapan-Bekasi.
Seperti pelatihan yang lalu, tim Garasi Baca kembali mempercayakan pemberian materi pelatihan kepada bu Ria Ismaria,ST.MT. Dari data photo lingkungan yang di berikan bu Titi, bu Ria menyiapkan materi yang akan disampaikan.


Pelatihan di mulai jam 9.00 dengan di buka oleh Ketua PKK RT yaitu ibu Tiwi, sambutan dari ketua RT o2 dan ketua RW 11.


Pelatihan di bagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama mengenai sharing bagaimana sebaiknya mengelola lingkungan yang ada. Di dalam pelatihan ini peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan. Apalagi di sesi berikutnya di berikan beberapa doorprize dengan pertanyaan pertanyaan dari materi yg diberikan.



Jam 11 sesi pertama di break, untuk makan siang. Pada kesempatan ini Garasi Baca memajang hasil2 karya daur ulang.


Sesi ke 2 menjelaskan cara pengomposan untuk skala perumahan. Dan pengomposan lingkungan dengan alat biopori.



Ketika waktu menunjukan jam 12.30 pelatihan selesai. Ditutup dengan bertukar cindera mata. Garasi Baca memberikan hiasan dinding dari tutup botol minuman kemasan.





05 Maret 2010

Aktifitas Garasi Baca

Kegiatan bulan Maret untuk pelatihan baru akan di mulai tanggal 7. Bekerja sama dengan ibu2 PKK RT perumahan Duta Harapan Bekasi, tim Garasi Baca di beri kesempatan untuk memberikan penjelasan seputar pengolahan sampah lingkungan. Laporan kegiatannya insyaAllah akan saya posting dalam kesempatan berikut.

dari tutup botol minuman ringan


Sambil menunggu jadwal2 undangan pelatihan. Tim Garasi Baca membuat beberapa kreasi. Terkadang beberapa siswa yang rumahnya berdekatan dengan Garasi Baca datang untuk membuat kreasi daur ulang yg tampaknya sedang menjadi tugas utama para siswa di sekolahnya. Tim Garasi Baca dengan senang hati berbagi...

Ini adalah beberapa photo hasil kreasi tim Garasi Baca.

dari tutup botol minuman ringan & koran bekas

dari botol air mineral

dari tutup botol minuman ringan

22 Februari 2010

SHARING PENGETAHUAN DI KALIBARU (lagi)


Tanggal 20 Februari adalah waktu yg akhirnya di sepakati untuk kembali hadir di Kalibaru Cilincing. Sama seperti kegiatan yang lalu, kegiatan ini atas permintaan YKAI. Hanya kali ini bukan praktek mendaur ulang, tapi lebih ke penjelasan kepada warga kenapa kita harus mendaur ulang dan cara memilah sampah sehingga prinsip 3R lebih mudah diterapkan.
Karenanya saya menyiapkan Tim yang memang berkompeten untuk bicara masalah lingkungan umumnya dan sampah khususnya. Tim kali ini di pimpin oleh adik saya Ibu Ria Ismaria. ST.MT, dia memang lulusan Tehnik Lingkungan ITB dan mengambil Master juga di ITB dengan bidang sampah.


Acara di mulai jam 9.30 dengan di buka oleh ketua RW.

Dilanjutkan dengan penjelasan dari bu Ria (tim garasi baca) tentang bagaimana seharusnya kita mengelola lingkungan. Bagaimana cara memilah sampah dan dilanjutkan dengan bagaimana cara membuat kompos. Acara pelatihan kali ini lebih cenderung ke arah saresehan mengenai lingkungan dan persampahan di daerah cilincing.






Acara berlangsung sekitar 2 jam. Dan di tutup dengan penyerahan kompos kepada perwakilan warga kelurahan Kalibaru Cilincing, di wakili oleh bapak RW.




Semoga apa yang tim Garasi Baca berikan bisa bermanfaat untuk warga. Terimakasih kepada YKAI atas kerjasama nya.

17 Februari 2010

Pelatihan yang tertunda

Tanggal 14 Feb yang lalu seharusnya menjadi jadwal pelatihan saya di hadapan ibu2 PKK RW di perumahan Jatibening Estate. Sayang pada waktunya saya tidak bisa memberikan pelatihan dikarenakan sakit.. dan tim tidak ada yang bisa menggantikan. Akhirnya pelatihan di tunda untuk arisan bulan depan.

Karena hanya diberikan waktu sekitar 30 menit saja.. jauh2 hari saya mempersiapkan segala sesuatunya.. mulai dari mencari materi ketrampilan apa yang akan diberikan sampai persiapan bahan2 yang di butuhkan. Di putuskan bahwa saya akan memberikan pelatihan daur ulang kilat berupa ketrampilan membuat bunga plastik dengan bahan dasar botol plastik bekas.





Botol2 bekas di potong2 terlebih dahulu kemudian di cat memakai cat kayu untuk mendapatkan kelopak bunga sesuai warna yang diiginkan, ini dilakukan karena kebanyakan botol2 plastik bekas berwarna bening. Setelah kering lembaran plastik berwarna di potong sesuai bentuk kelopak bunga yang diinginkan. Untuk kelopak daun saya harus mencari botol bekas berwarna hijau, kalau yg ini saya langsung memotongnya menjadi kelopak2 daun yang bisa langsung di tempel di batang bunga dengan menggunakan lem.





Foto di atas adalah hasil akhir dari kreasi bunga dari botol plastik bekas. Di rangkai dalam pot dari kertas koran... :))